Pengumuman


Bila tulisan yang Anda cari tidak ada di sini, coba kunjungi santai2008.wordpress.com

Selasa, 14 Oktober 2008

Garis Tangan Bisa Dilihat Melalui Radio dan Bisa Diubah?


Kalau Anda pernah mendengarkan talk show tentang feng shui di sejumlah radio swasta di Jakarta, tentu akan terheran-heran. Masalahnya, si pakar itu menyuruh si penanya untuk menempelkan telapak tangannya di radio. "Saya akan melihat dari jarak jauh," begitu kata si pakar.

Demikian saktikah si pakar sehingga mampu menerawang garis tangan hanya melalui media radio? Segala kemungkinan memang ada, bukankah kita juga mengenal istilah telepati?

Saya pernah membaca melalui internet adanya seorang peramal yang memelihara jin untuk membantu tugasnya. Karena itu dia menjadi hebat dan terkenal. Saking hebat dan terkenalnya, maka bayarannya pun mahal. Konon, sebelum ditanya oleh kliennya, dia sudah tahu masalahnya. Nah, itulah kehebatannya.

Ternyata, menurut pengakuannya kemudian, jin yang ada pada dirinya terlebih dulu berkomunikasi dengan jin yang ada pada kliennya. Tidak heran prediksinya selalu tepat.

Kembali ke masalah si pakar di atas, konon dia juga mampu mengubah garis tangan seseorang. Dengan demikian, nasib jelek yang dialami kliennya itu bisa berubah menjadi bagus. Syaratnya tentu saja harus datang ke tempat dia berpraktek. Soal bayarannya, wow mahal sekali.

Hal ini pun di luar akal sehat manusia, meskipun diakui segala kemungkinan tetap ada. Sebagaimana teori para pakar, garis tangan memang bisa berubah-ubah sesuai perkembangan pola pikir dan tindakan manusia. Namun yang bisa mengubahnya tentu adalah pemilik tangan sendiri, bukan seorang master atau konsultan.

Garis tangan selalu berhubungan dengan otak. Otaklah yang kemudian memerintahkan pola pikir dan tindakan manusia. Hal inilah yang menentukan bagus tidaknya garis tangan. Semakin bagus pola pikir dan tindakannya, misalnya sering berderma, menolong orang, atau berbuat baik, tentu garis tangannya akan mengandung hal-hal positif. Begitu pula sebaliknya.

Jadi, menurut saya, pola pikir dan tindakanlah yang terlebih dulu harus diperbaiki. Bukan garis tangan yang terlebih dulu diubah berdasarkan petuah sang master. Kalau garis tangan yang diperbaiki menjadi bagus, apakah dia bisa berhasil dalam hidup tanpa tindakan apa-apa, tentu tidak kan? Dia harus tetap bekerja, bukan hanya berpangku tangan.

Sebenarnya, adanya pakar yang mampu memperbaiki bentuk garis tangan sudah lama saya baca di sebuah majalah bulanan terbitan Jakarta. Si pakar beberapa kali memasang iklan di media itu. Tarifnya juga sangat wow. Bunyi iklannya begini, "Kami sanggup membuka pintu kesuksesan bagi Anda yang selama bertahun-tahun tertutup rapat-rapat. Hanya satu jalan keluar yang harus Anda lakukan: perbaiki, ubah, dan luruskan garis tangan yang Anda miliki. Pintu sukses pun akan terbuka lebar-lebar". Bombastis, kan?

Lalu pertanyaannya, apakah kalau sudah membayar mahal, nasib kita akan lebih bagus? Memang belum ada bukti konkret tentang hal ini. Tapi itulah cara orang mencari duit di zaman yang sedang susah ini. Jangan-jangan nantinya sudah susah dibikin susah, bukan?

Keadaan perekonomian negara yang memburuk, memang menjadi penyebab menurunnya kesejahteraan masyarakat. Untuk memperbaikinya, mereka menggunakan segala upaya. Saat ini yang sedang ramai adalah melalui SMS. Ketik Reg Primbon, ketik Reg Ramal, ketik Reg Manjur, dan ketik Reg-Reg lainnya, lalu kirim ke nomor premium tertentu, banyak menghiasi iklan televisi kita. Tanpa sadar begitu kita kirim, maka pulsa akan tersedot sedikit demi sedikit.

Banyak tulisan di rubrik Surat Pembaca mengeluhkan hal demikian. Paling kurang seseorang akan memperoleh tiga kali kiriman dalam sehari, yakni pada pagi, siang, dan malam hari. Kalau tarif satu kali SMS Rp 2.200 (termasuk pajak), berarti dalam sehari dia terpotong pulsa sebesar Rp 6.600. Nah, dalam sebulan sekitar Rp 200.000. Padahal, informasi yang dia terima hanya sepotong-sepotong dan belum tentu manjur karena jawaban yang dia terima itu merupakan jawaban yang sudah diprogram oleh komputer.

Sekali lagi, yang patut direnungkan adalah nasib manusia bukan ditentukan oleh garis tangan, tetapi oleh manusia sendiri. Garis tangan hanyalah salah satu sarana untuk melihat potensi diri yang dimiliki oleh manusia. Karena si pemilik tidak mengerti, maka perlu bantuan yang lebih mengerti.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Ramal Jodoh

Tip Palmistri

Astrologi

Bazi

Shio Anda

KONTAK SAYA

Your Name :
Your Email :
Subject :
Message :
Image (case-sensitive):